Labil itu biasanya dialami oleh sebagian remaja.
Labil itu, seperti "kalo kita lagi terpancing sesuatu, kita pengen aja ngebales orang yang mancing kita duluan (kebawa emosi)"
Bisa enggak, labil itu ditahan?
Sebenernya bisa, tapi kita sulit untuk menahan semua itu. Entah kenapa.
Sebuah permasalahan, "jika kalian dipojokin dikelas/dimanapun, uda dipojokin, dihina dll." apa yang kalian lakukan.
"jika setiap hari orang yang ngehina kamu, dan hampir setiap waktu ngehina temanmu." KAMU TAHAN ENGGAK??
Semua perilaku yg kita lakukan, pasti ada penyesalannya.
Dan kenapa penyeselan datangnya selalu terakhir?
Pernahkah kau menyesal?
Apa penyesalanmu itu, membuat kamu berubah menjadi baik?
Pernahkah, kamu memperbaiki penyesalanmu dan menjadikan pelajaran yang terpenting dalam hidupmu?
Apa hubungan labil dan penyesalan?
Coba kita kaitkan,....
Labilnya jika kita mengikuti sesuatu grup dan grup itu sepertinya patut untuk ditiru, pasti kita akan masuk mencobanya (seakan magnet).
Tapi, lama kelamaan kita akan mengambil makna dari grup itu bahwa kita salah/benar. Dan jika salah, kamu akan menyesal dan berkata " aku nyesel join digrup itu, kalau ujungnya kayak gini".
Kalau penafsiranku salah, maafkan. Saya hanya mencoba mengaitkan labil/penyesalan yang tertunda. Thanks :)
Kamis, 14 April 2011
Sabtu, 09 April 2011
Pemaksaan Kehendak
Gimana kalau hidup kalian dipaksa? Pasti tidak enak kan.
Kalau kalian yang maksa orang yang biasa memaksa kita, trus orang itu enggak mau. Adil enggak? enggak kan.
Kalau enggak suka dipaksa, jangan maksa.
Kalau besok kamu ada ulangan, belajar kan?
kalau disuruh pergi, padahal besok ulangan. Gimana perasaanmu?
Aku uda capek dipaksa kalau itu bukan kemauanku,
tapi kenapa kalau aku lagi giat, kenapa AcKel selalu enggak mendukung.
Tapi kenapa kalau lagi males, kenapa AcKel selalu mendukung.
Aku capek yo disuruh. aku jadi enggak ikhlas jalani hariku.
Ini yang kammu mau, tapi ini bukan kemauanku
Jadi yang bisanya maksa gausa maksa lagi....
Kalau kalian yang maksa orang yang biasa memaksa kita, trus orang itu enggak mau. Adil enggak? enggak kan.
Kalau enggak suka dipaksa, jangan maksa.
Kalau besok kamu ada ulangan, belajar kan?
kalau disuruh pergi, padahal besok ulangan. Gimana perasaanmu?
Aku uda capek dipaksa kalau itu bukan kemauanku,
tapi kenapa kalau aku lagi giat, kenapa AcKel selalu enggak mendukung.
Tapi kenapa kalau lagi males, kenapa AcKel selalu mendukung.
Aku capek yo disuruh. aku jadi enggak ikhlas jalani hariku.
Ini yang kammu mau, tapi ini bukan kemauanku
Jadi yang bisanya maksa gausa maksa lagi....
Selasa, 05 April 2011
Ketika Ku Melihat
Ketika ku Melihat
Waktu aku dengerin lagu "Syukur" ungu,
Aku mengingat seseorang.
Orang itu adalah pedagang pisang, yang biasanya dipasar/dipinggir jalan.
Entah kenapa aku mengingatnya.
Ia pernah menawarkanku "mbak pisangnya"
Aku menjawab dengan senyum "enggak bu." karna, pada saat itu aku tidak punya uang.
Aku ingin berbagi kebahagiaanku ini dengan orang lain.
Tapi apadaya, aku selalu tidak ada uang.
Aku ingin melihat orang yang "maaf" kurang mampu, tersenyum :)
Aku bahagia jika ada orang yang menyisihkan sebagian uangnya untuk diberikan.
Waktu TK, diajarkan klo ada nenek nyebrang dibantu.
Kalau ada orang yang membutuhkan ditolong.
Kalau ada uang, sisihkan buat pengemis.
Tapi kenapa seakan ini MUSNAH?
Pemerintah dengan kebijakannya, melarang memberi "maaf" pengemis uang.
Tapi, ada pengentasan kemiskinan.
Rakyat sudah membantu dengan uangnya.
Jika ia tak ada uang, mau makan apa?
Dia juga butuh makan, hidup dll.
Pekerjaannya hanya itu yang diandalkan.
Jika, pemerintah mau rakyat ini tidak ada kemiskinan.
Tolong, berikan ia lapangan pekerjaan. (termasuk, agar bebas kemacetan).
Saya, minta maaf kalau dicerita ini
Berbeda jalur dengan judulnya.
Sebenarnya, mau nulis tentang pedagang itu. Tapi nabrak kesana kesini. Jadi mohon maaf. :)
Waktu aku dengerin lagu "Syukur" ungu,
Aku mengingat seseorang.
Orang itu adalah pedagang pisang, yang biasanya dipasar/dipinggir jalan.
Entah kenapa aku mengingatnya.
Ia pernah menawarkanku "mbak pisangnya"
Aku menjawab dengan senyum "enggak bu." karna, pada saat itu aku tidak punya uang.
Aku ingin berbagi kebahagiaanku ini dengan orang lain.
Tapi apadaya, aku selalu tidak ada uang.
Aku ingin melihat orang yang "maaf" kurang mampu, tersenyum :)
Aku bahagia jika ada orang yang menyisihkan sebagian uangnya untuk diberikan.
Waktu TK, diajarkan klo ada nenek nyebrang dibantu.
Kalau ada orang yang membutuhkan ditolong.
Kalau ada uang, sisihkan buat pengemis.
Tapi kenapa seakan ini MUSNAH?
Pemerintah dengan kebijakannya, melarang memberi "maaf" pengemis uang.
Tapi, ada pengentasan kemiskinan.
Rakyat sudah membantu dengan uangnya.
Jika ia tak ada uang, mau makan apa?
Dia juga butuh makan, hidup dll.
Pekerjaannya hanya itu yang diandalkan.
Jika, pemerintah mau rakyat ini tidak ada kemiskinan.
Tolong, berikan ia lapangan pekerjaan. (termasuk, agar bebas kemacetan).
Saya, minta maaf kalau dicerita ini
Berbeda jalur dengan judulnya.
Sebenarnya, mau nulis tentang pedagang itu. Tapi nabrak kesana kesini. Jadi mohon maaf. :)
Kamis, 24 Maret 2011
Wanita Lebih Kuat "More Than Ever" for my mom
My mom is my hero.
Mamaku pahlawanku,
Mamaku wanita yg paling kuat, tegar, tabah, ikhlas, tangguh
Kuat untuk menghadapi segala hal, susah mudah beliau jalani.
Tegar untuk menghadapi lika liku jahatnya hidup ini dan rumah tangganya.
Tabah dan ikhlas menerima cacian, fitnahan.
Tangguh untuk menghadapi amarah dari papa.
Wanita lebih kuat "MORE THAN EVER". Walaupun, ia lebih banyak menerima kejelekan. Tetapi dia lebih sabar untuk tidak berbuat kejahatan kepada orang yang telah menjelekannya.
Setiap hari, selalu ada saja cobaan yang diterima dan dilakukan.
1. Mengurus suami
2. Mengurus anak
3. Rumah tangganya (uang belanja, and whatever)
4. Kerjaan dikantornya (yg pasti jg ada masalahnya)
5. Bayar (listrik, modem, pulsa, gas, bensin, and whatever)
Jika saja wanita itu yang memilih bukan yang dipilih. Pasti wanita itu akan mengetahui sifat pasangannya kelak.
Kasih ibu seluas dunia, takkan lekang oleh waktu. Ibu kaulah yang terakhir bagiku dan selamanya, maaf jika selama 14 tahun sudah membuatmu kecewa.
Kau masih bisa tersenyum dan menyembunyikan hatimu yang menangis itu demi kebahagiaan seorang anakmu ini.
Ibu kuatkan hatimu, jiwamu, ragamu, cintamu. Demi apapun. Jangan teteskan air mata berhargamu demi hal yang tak penting untuk hidupmu. Jalani hari hidup ini dengan keikhlasanmu yang besar.
Thanks to my lovely mother, cinta dan kasihmu takkan lekang oleh waktu. Love you :)
Mamaku pahlawanku,
Mamaku wanita yg paling kuat, tegar, tabah, ikhlas, tangguh
Kuat untuk menghadapi segala hal, susah mudah beliau jalani.
Tegar untuk menghadapi lika liku jahatnya hidup ini dan rumah tangganya.
Tabah dan ikhlas menerima cacian, fitnahan.
Tangguh untuk menghadapi amarah dari papa.
Wanita lebih kuat "MORE THAN EVER". Walaupun, ia lebih banyak menerima kejelekan. Tetapi dia lebih sabar untuk tidak berbuat kejahatan kepada orang yang telah menjelekannya.
Setiap hari, selalu ada saja cobaan yang diterima dan dilakukan.
1. Mengurus suami
2. Mengurus anak
3. Rumah tangganya (uang belanja, and whatever)
4. Kerjaan dikantornya (yg pasti jg ada masalahnya)
5. Bayar (listrik, modem, pulsa, gas, bensin, and whatever)
Jika saja wanita itu yang memilih bukan yang dipilih. Pasti wanita itu akan mengetahui sifat pasangannya kelak.
Kasih ibu seluas dunia, takkan lekang oleh waktu. Ibu kaulah yang terakhir bagiku dan selamanya, maaf jika selama 14 tahun sudah membuatmu kecewa.
Kau masih bisa tersenyum dan menyembunyikan hatimu yang menangis itu demi kebahagiaan seorang anakmu ini.
Ibu kuatkan hatimu, jiwamu, ragamu, cintamu. Demi apapun. Jangan teteskan air mata berhargamu demi hal yang tak penting untuk hidupmu. Jalani hari hidup ini dengan keikhlasanmu yang besar.
Thanks to my lovely mother, cinta dan kasihmu takkan lekang oleh waktu. Love you :)
Selasa, 22 Maret 2011
Cuma Aku by Gamal
Memang tak pernah firasatku salah,
Kau telah.a.a.a terbawa.a.a.a
*)
Harus ku terima pahit kenyataan
Terpisah.a.a.a terpaksa.a.a.a
Kurela karenaku harus,
Hidup berjalan terus
Reff :
Mana... sumpah cinta sampai mati
Apa... yang kau ucap tak terbukti
Siapa... yang paling tepati janji
Cuma aku, cuma aku
Back to *) and reff
*Rap*
Dulu kau bilang cuma aku
Yang menjadi takdir cintamu
Namun terrnyata itu dulu
Saat dia tak ada dihidupku
Kau telah.a.a.a terbawa.a.a.a
*)
Harus ku terima pahit kenyataan
Terpisah.a.a.a terpaksa.a.a.a
Kurela karenaku harus,
Hidup berjalan terus
Reff :
Mana... sumpah cinta sampai mati
Apa... yang kau ucap tak terbukti
Siapa... yang paling tepati janji
Cuma aku, cuma aku
Back to *) and reff
*Rap*
Dulu kau bilang cuma aku
Yang menjadi takdir cintamu
Namun terrnyata itu dulu
Saat dia tak ada dihidupku
Senin, 14 Maret 2011
Cobaan yang Melinntang Silih Berganti
Cobaan pasti ada,
kadang datang dan kadang pergi,
ada yang berat dan ada yang ringan,
Tapi yang selalu dilalui adalah cobaan yang berat, entah tau kenapa...
Kita pasti punya jalan keluar,
tapi kadang seakan jalan keluar itu susah untuk keluar pada saat kita dapat cobaan itu, entah kenapa lagi coba....
Kita uda mempersiapkan sebelumnya untuk kita tidak membuat masalah,
tetapi masalah itu seakan datang sendiri, entah darimana datangnya itu,
Ada enggak ada masalah kita tetap STAY COOL
kadang datang dan kadang pergi,
ada yang berat dan ada yang ringan,
Tapi yang selalu dilalui adalah cobaan yang berat, entah tau kenapa...
Kita pasti punya jalan keluar,
tapi kadang seakan jalan keluar itu susah untuk keluar pada saat kita dapat cobaan itu, entah kenapa lagi coba....
Kita uda mempersiapkan sebelumnya untuk kita tidak membuat masalah,
tetapi masalah itu seakan datang sendiri, entah darimana datangnya itu,
Ada enggak ada masalah kita tetap STAY COOL
Jumat, 11 Februari 2011
Sabar Seribu Sabar
Sebenernya ini ga boleh di upload.. tapi aku udah ga tahan lagi.
Ini aku ambil dari kisah nyata..
Aku mau minta pendapat,
1. kalo kalian butuhin bantuan, klo udah dibantu bilang apa??
2. Kalo lagi keburu-buru minta tolong bilang apa??
kalo habis ditolongin marah ga??
Kalo ini lain lagi, habis dibantuin bukannya terima kasih malah marah.
Ga wajar banget kan..
Aku tau yang lagi dibantuin itu lagi sakit, jadi fine lah dibantuin.
Tapi, kenapa ini kalo dibantuin malah marah bukannya terima kasih??
Sebenernya jengkel juga, gimana ga jengkel. udah ditungguin tapi gada kata TERIMA KASIH, cuma kalo habis diberitau langsung marah.
Beda sih, suasana rumah dan rumah sakit. Di RS susternya cantik jadi bakal nurut. tapi klo dirumah??? semuanya ga DIHARGAI.
Kasian yang sehat, yang sakit enak. Semua ini capek ngurusin 1 orang sakit tapi yang repot 1 rumah. Udah ditungguin, udah dijagain, udah dibantuin. malah marah...
Marah aja gapapa, ntar wkt sehat UDA LUPA sama semua yg ngebantuin. kalo misal ada 1 orang yang sakit (yg orang jagain itu sakit), pasti ga bakal BANTUIN.. HURA-HURA ntar kalo udah sakit BINGUNG....
Inilah Jeritan Hati
Ini aku ambil dari kisah nyata..
Aku mau minta pendapat,
1. kalo kalian butuhin bantuan, klo udah dibantu bilang apa??
2. Kalo lagi keburu-buru minta tolong bilang apa??
kalo habis ditolongin marah ga??
Kalo ini lain lagi, habis dibantuin bukannya terima kasih malah marah.
Ga wajar banget kan..
Aku tau yang lagi dibantuin itu lagi sakit, jadi fine lah dibantuin.
Tapi, kenapa ini kalo dibantuin malah marah bukannya terima kasih??
Sebenernya jengkel juga, gimana ga jengkel. udah ditungguin tapi gada kata TERIMA KASIH, cuma kalo habis diberitau langsung marah.
Beda sih, suasana rumah dan rumah sakit. Di RS susternya cantik jadi bakal nurut. tapi klo dirumah??? semuanya ga DIHARGAI.
Kasian yang sehat, yang sakit enak. Semua ini capek ngurusin 1 orang sakit tapi yang repot 1 rumah. Udah ditungguin, udah dijagain, udah dibantuin. malah marah...
Marah aja gapapa, ntar wkt sehat UDA LUPA sama semua yg ngebantuin. kalo misal ada 1 orang yang sakit (yg orang jagain itu sakit), pasti ga bakal BANTUIN.. HURA-HURA ntar kalo udah sakit BINGUNG....
Inilah Jeritan Hati
Langganan:
Postingan (Atom)