Minggu, 25 November 2012
Persami
Tanggal 3 dan 4 NOvember 2012 SMANISDA mengadakan Persami buat ajaran tahun 2012/2013. Ya walaupun terpaksa, tapi harus dijalani. Kalau kelas 10 enggak ikut, Tahun depan harus ikut! Yang menjadi pertanyaan, kenapa enggak ada pramuka, tapi langsung persami? Tujuannya apa? Ngelatih mental? Kalau latihan mental ya dari pramuka dulu kali baru persami.
Tanggal 3 November 2012 pukul 14.30
Upacara pembukaan, lalu diberi waktu 30 menit untuk bangun tenda
Well! Bangun tenda ga segampang kata yang keluar! Oh No! Makanya aku berpikiran "gede cocot bukan berarti otak bekerja" jadi yang kerja cuma mulut, like bosa lah! Siapa yang ga jengkel?
Setelah bangun tenda + sholat Ashar lalu balik ke Lapangan Basket! Dan tau apa yang terjadi? Pembina Pramuka pun marah! CETARlah suasananya... Ga pake speaker aja toa nya gede gitu, pake mic? Jangan ditanya kerasnya kayak gimana...
Lanjut setelah itu game disetiap pos yang disedian. Dan aku beserta kelompokku menang di pos depan kelas 12 IS 1 (kelas favorit). Setelah itu, ishoma *bukan ishoma ding, cuma sholat maghrib* lanjut setalah itu ke lapangan buat makan malam. And you know what guys? Makan ga pake sendok. Kalau aku pribadi, pastilah jorok! Secara, tanganku hbs pegang besi, kena pasir, apalah itu tanpa cuci tangan. Bakteri yang masuk berapa banyak? Jangan ditanya.
Setelah itu, ada game harta karun. Dan cowok perwakilan kelas x7 PEMENANGNYA!!! Quarto wow banget! *game harta karun SElESAI*. Acara selanjutnya, yaitu api unggun. Dan disitulah momen gila-gilaan dan momen paling capek hingga pukul 00.00. Kemudian tidur hingga pukul 04.00 lalu sholat subuh
Tanggal 4 November 2012 06.00
Acara pertama kumpul di lapangan Tennis, lalu lanjut ke lapangan basket. Setelah itu, jalan keluar sekolah (rute biasanya). Begitu sampai, acara selanjutnya yang paling ditunggu yaitu sarapan. Setelah sarapan, peserta mempersiapkan untuk lomba. Yang cowok menanam dan yang cewek memasak untuk dijurikan. Setelah dijurikan makanannya, peserta diharuskan melipat tenda, setelah selesai berkemas, lanjut ke aula untuk penutupan.
Dan acara persami tahun ajaran 2012-2013 dinyatakan SELESAI
Kamis, 26 Juli 2012
Selamat datang "Masa Indah"
Alhamdulillah, tanggal 9 juli 2012. Aku sudah menyelesaikan serangkaian test salah satu sekolah favorit di Sidoarjo. Dan pada tanggal itu juga, aku memulai perjalanan "masa indah" ku, yak itu waktu MOPDB! Yang berlangsung 3 hari. Lelah itu pasti! Tapi, semua itu terbayarkan!
Tanggal 12 juli 2012 aku memulai menduduki ruang kelas yang "wah" comfort soalnya. Aku duduk dikelas X-7 di sekolah (SMAN 1 Sidoarjo), tak ada kata menyesal untuk sekolah sini.
Awalnya, aku bangga dan menggebu- gebu untuk masuk sini. Ketika, diumumkam siapa yang lolos masuk smanisda, aku merasa DOWN! Aku sudah tanya kesana kemari info sekolah smantaru (SMAN 1 Waru). Ternyata, ketika aku melihat pengumuman, apa hasilnya? Aku KETERIMA! Dari situ aku merasakan down seketika, wajah ceria yang didambakan temanku, hilang seketika!
Tapi, semua itu pudar seiring berjalannya waktu! Karena aku mengingat, aku butuh sekolah untuk masa depan, dan aku enggak mau merugikan papaku "disana". Well so far, aku ambil kesempatan itu
Dan hingga detik ini, aku tidak merasakan suatu beban tersebut. Tugas dan PR yang banyak pun itu ENYAH dari kebiasaan. Mengingat sekolah "SMP" ku terdahulu, juga banyak tugasnya. So, semua itu enggak buat masalah dan biasa aja.
Buat adek kelasku "jangan biasa nyontek di kelas 9, karena nantinya susah sendiri di SMA. Belajar jangan terlalu terpaku sama satu buku. Kalau ada tugas langsung dikerjain jangan ogah- ogahan, karena dibalik itu semua ada hikmahnya, biar nanti di SMA enggak keberatan kalau ada PR. Biasakan on time!"
Pilih sekolah yang terbaik buat kamu ke depannya. Kalau aku bilang " masuk smanisda, tapi... Biasakan on time"
Jumat, 30 Maret 2012
Back to zero again
It's the start for my new life. it will change from 0 to be prefect again.
Different, different, different, different 100%
Semua kembali ke 0 lagi, setelah ada yang berbeda di hidup. Status dulu dan yang sekarang sudah berbeda.
Dulu, biar dulu. Sekarang, akan menjadi masa depan. Karena, sekarang dimulai dari 0 lagi, berarti ada kesempatan untuk tidak mengulangi kesalahan yang lalu, diperbaiki, dan berpikir sebelum bertindak.
25 Maret 2012, menjadi awal perubahan. Dimana keluarga intiku, berubah menjadi 2 orang saja. Yap, papa sudah enggak ada. Sudah tidak ada lagi, seorang pemimpin rumah tangga yang melindungi, tidak ada figur ayah untuk mendidik lagi. Hilang di nyata, ada di hati. Raga boleh jauh, hati selalu dekat walau tidak bisa disentuh.
Aku anak tunggal, karena kakak dan adikku sudah terlebih dahulu berpulang. Tugasku sekarang menjadi lebih berat, harus bisa menjaga mama itu adalah tugas utamaku. Mamaku adalah superhero yang berbeda dan paling tangguh daripada "cat woman". Kini, harta paling berharga dan utama adalah mama. dan harus bisa buat mama bahagia.
Berat memang, tapi dijalani apa adanya akan menjadi ringan. Dan jangan membuat semua ini beban, buat enjoy seperti apa yang dikehendaki Allah. Kalau Allah mau ini dan DIA menganggap ini yang terbaik kita hanya bisa ikhlas menerima, walaupun kita menganggap tidak enak, siapa yang bisa merubah takdir Allah? Qadhar Allah tentu masih berlaku, tapi masalah Qadha Allah siapa yang bisa merubah?
Aku tak mempersoalkan statusku tanpa ayah, itu enggak men-ciutkan mentalku dengan temanku yang masih lengkap orang tuanya. Toh, semua pasti akan merasakan kematian. Iri? tentu tidak. Mental down dibilang anak enggak punya ayah? tentu tidak. Kesindir? Tidak. Emang udah nyata kayak gini, mau bilang apa? Biarkan orang berkata apa, aku hanya mendengarkan saja.
Dan dari tanggal 25 lah, aku harus bisa merubah segalanya. Sudah ada rasa, kalau sifat jelek papa ada di aku, tapi aku berdoa kepada Allah "tolong hilangkanlah sifat jelek papa, hapuskan jeleknya itu dari aku dan dari papa."
Allah menganggap ini yang terbaik bagi aku untuk memulai kehidupan baru, dan aku diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan masa lalu (tidak mengulangi di hidup baru).
Sabtu, 03 Desember 2011
Nenek Gorengan
Pada suatu hari, ketika aku kegiatan MOSB sedang beristirahat. Aku keluar bersama temanku nadya. Ketika nadya membeli jajan, aku melihat ke arah kiriku yaitu nenek yang menjual gorengan.
Karena iba, aku coba menghampirinya dengan nadya. Dan aku berkata "Ibu, ibu jualan apa?"
Nenek : "gorengan nak. Ada pastel, pisang goreng, cakue"
Aku : " 1 berapaan bu?"
Nenek : "500 an nak."
Aku : "yaudah deh bu, saya coba semuanya 1.1. Berapa semuanya bu?"
Nenek : "4000 nak."
Sebelum saya mengambil jajan tersebut, nenek tersebut menjulurkan kantong plastik dan mengizinkan saya untuk mengambil sendiri. Dan setelah saya membayar menggunakan uang 5000 pastilah ada kembalian 1000 dan sempat terpikir untuk mengikhlaskan 1000 tersebut karna kasihan.
Cerita ini 2 tahun yang lalu, entah tau saya mengikhlaskan atau tidak uang 1000 itu.
Setelah membeli jajan tersebut, saya dan Nadya kembali ke ruang kelas kami. Di waktu perjalanan, aku curhat kepada nadya tentang nenek itu dan hasilnya Nadya hanya diam dan menggangguk aja.
Sepulang sekolah, saya menaruh jajan tersebut di meja makan. Saya berpikiran "siapa yg mau ambil ajalah, aku membeli ini karena aku kasihan." Dan begitu, mamaku merasakan katanya pastelnya enak.
Sewaktu ingin mencobanya, ternyata sudah habis. Dan timbul rasa penyesalan, kenapa aku ga mencoba? Aku selalu meremehkan pekerjaan orang lain yang begitu susah dan belum tentu aku bisa membuatnya.
Hingga aku kelas 9 ini, aku sering berjumpa dengan nenek itu. Disaat ingin beli kadang uang jajanku habis dan kadang aku gengsi dengan anak2 lain yg pulang dengan jam yang sama denganku. Ketika ingin membeli, nenek itu tidak jualan.
Ya اللّهُ kenapa aku punya ego yang besar. Aku punya segudang rencana untuk membantu nenek tersebut, tapi kenapa ego selalu datang disaat yang tidak tepat. Seharusnya, aku tak perlu malu jika aku mempunyai niat baik untuk membantu sesama.
Karena iba, aku coba menghampirinya dengan nadya. Dan aku berkata "Ibu, ibu jualan apa?"
Nenek : "gorengan nak. Ada pastel, pisang goreng, cakue"
Aku : " 1 berapaan bu?"
Nenek : "500 an nak."
Aku : "yaudah deh bu, saya coba semuanya 1.1. Berapa semuanya bu?"
Nenek : "4000 nak."
Sebelum saya mengambil jajan tersebut, nenek tersebut menjulurkan kantong plastik dan mengizinkan saya untuk mengambil sendiri. Dan setelah saya membayar menggunakan uang 5000 pastilah ada kembalian 1000 dan sempat terpikir untuk mengikhlaskan 1000 tersebut karna kasihan.
Cerita ini 2 tahun yang lalu, entah tau saya mengikhlaskan atau tidak uang 1000 itu.
Setelah membeli jajan tersebut, saya dan Nadya kembali ke ruang kelas kami. Di waktu perjalanan, aku curhat kepada nadya tentang nenek itu dan hasilnya Nadya hanya diam dan menggangguk aja.
Sepulang sekolah, saya menaruh jajan tersebut di meja makan. Saya berpikiran "siapa yg mau ambil ajalah, aku membeli ini karena aku kasihan." Dan begitu, mamaku merasakan katanya pastelnya enak.
Sewaktu ingin mencobanya, ternyata sudah habis. Dan timbul rasa penyesalan, kenapa aku ga mencoba? Aku selalu meremehkan pekerjaan orang lain yang begitu susah dan belum tentu aku bisa membuatnya.
Hingga aku kelas 9 ini, aku sering berjumpa dengan nenek itu. Disaat ingin beli kadang uang jajanku habis dan kadang aku gengsi dengan anak2 lain yg pulang dengan jam yang sama denganku. Ketika ingin membeli, nenek itu tidak jualan.
Ya اللّهُ kenapa aku punya ego yang besar. Aku punya segudang rencana untuk membantu nenek tersebut, tapi kenapa ego selalu datang disaat yang tidak tepat. Seharusnya, aku tak perlu malu jika aku mempunyai niat baik untuk membantu sesama.
Rabu, 21 September 2011
The Best Experience
21 September 2011 isn't my day.
Suatu pengalaman yang buruk, yang pernah aku punya.
Dan mungkin ini akan buat aku jadi trauma, dan setiap detik bakal ingat.
Disini, sebenarnya aku enggak nyalain pihak manapun, dan pihak siapapun.
Aku ingin berteguh diri, karena ini memag kesalahanku.
Masalahnya :
Ke kamar mandi enggak izin, begitu dateng dari kamar mandi, langsung duduk.
Dan bodohnya aku,
1. udah tau gurunya galak, masih aja nyelonong duduk.
Dan kalau di review, kenapa aku ga salim sama gurunya. kalau aku salim, mungkin hanya diceramahi biasa.
Dan, akhirnya aku sama temanku diusir dan disuruh ke BP. well, disana kita disuruh baca TARTIB sekolah.
Oke, fine. karena ini kesalahanku. jadi, why not.
Ini, mungkin jadi suatu pengalaman yang paling T.O.P di sekolah.
mengingat karena aku mau lulus dan ninggalin sekolah ini.
Kalau enggak gini, kapan lagi aku punya pengalaman di bangku sekolah?
Masa, iya sekolah 3 tahun enggak ada pengalaman apapun. Dan kamu hanya bisa bercerita, temanmu aja?
Suatu pengalaman yang buruk, yang pernah aku punya.
Dan mungkin ini akan buat aku jadi trauma, dan setiap detik bakal ingat.
Disini, sebenarnya aku enggak nyalain pihak manapun, dan pihak siapapun.
Aku ingin berteguh diri, karena ini memag kesalahanku.
Masalahnya :
Ke kamar mandi enggak izin, begitu dateng dari kamar mandi, langsung duduk.
Dan bodohnya aku,
1. udah tau gurunya galak, masih aja nyelonong duduk.
Dan kalau di review, kenapa aku ga salim sama gurunya. kalau aku salim, mungkin hanya diceramahi biasa.
Dan, akhirnya aku sama temanku diusir dan disuruh ke BP. well, disana kita disuruh baca TARTIB sekolah.
Oke, fine. karena ini kesalahanku. jadi, why not.
Ini, mungkin jadi suatu pengalaman yang paling T.O.P di sekolah.
mengingat karena aku mau lulus dan ninggalin sekolah ini.
Kalau enggak gini, kapan lagi aku punya pengalaman di bangku sekolah?
Masa, iya sekolah 3 tahun enggak ada pengalaman apapun. Dan kamu hanya bisa bercerita, temanmu aja?
Jumat, 19 Agustus 2011
Niatku yang Besar, tak Didukung dengan usahaku yang standart
Semua orang punya impian,
semua orang punya cita-cita,
Kalau orang punya impian dan cita-cita, ia pasti mempunyai Niat didalam hatinya.
Tapi pernah enggak, kalau kamu punya niat tapi enggak menjalankannya?
Aku punya niat besar,untuk ikut lomba LMCR (Lomba menulis cerita remaja)
Tapi,karena labilku besar. Aku hanya punya niat tapi enggak dilakukan
Niatku ini hanya bertahan 3 hari lah mungkin (naudzubillah)
Tapi, kali ini aku bener-bener ingin ikut
Aku udah dapat restu dari adek kelasku (ollcan, devis, kuceh)
Mereka ber-3 udah ngeyakinin aku untuk ikut.
Kalau banyak yang ngedukung, kenapa enggak?
Masalah hasil sih nomer 22, menang alhamdulillah kalah enggak papa
Kalah menang sama aja, penting kamu udah punya pengalaman.
Kalau kalah, jangan menyerah dan jangan jadikan kekalahanmu itu sebagai ketakutanmu
Kalah berarti,
1. kamu masih dikasih waktu untuk memperbaiki apa yang salah
2. kamu bisa memberi yang luar biasa dr hal kesalahanmu yang lalu
3. belum waktunya untuk menang, tapi juga bukan berarti karirmu berhenti disitu
So, kalau kamu punya niat besar untuk melakukan sesuatu yang positif, lakukanlah selagi kau bisa (kesempatan enggak datang 2x).
Setiap perjuangan yang kamu lakukan, jangan dulu memikirkan hasil. pikirkanlah, resiko dan konsistensimu itu. hasil belakangan, dan setiap hasil itu ada makna yang tersembunyi, dan kamu harus pahami hasil yang akan kamu dapat.
semua orang punya cita-cita,
Kalau orang punya impian dan cita-cita, ia pasti mempunyai Niat didalam hatinya.
Tapi pernah enggak, kalau kamu punya niat tapi enggak menjalankannya?
Aku punya niat besar,untuk ikut lomba LMCR (Lomba menulis cerita remaja)
Tapi,karena labilku besar. Aku hanya punya niat tapi enggak dilakukan
Niatku ini hanya bertahan 3 hari lah mungkin (naudzubillah)
Tapi, kali ini aku bener-bener ingin ikut
Aku udah dapat restu dari adek kelasku (ollcan, devis, kuceh)
Mereka ber-3 udah ngeyakinin aku untuk ikut.
Kalau banyak yang ngedukung, kenapa enggak?
Masalah hasil sih nomer 22, menang alhamdulillah kalah enggak papa
Kalah menang sama aja, penting kamu udah punya pengalaman.
Kalau kalah, jangan menyerah dan jangan jadikan kekalahanmu itu sebagai ketakutanmu
Kalah berarti,
1. kamu masih dikasih waktu untuk memperbaiki apa yang salah
2. kamu bisa memberi yang luar biasa dr hal kesalahanmu yang lalu
3. belum waktunya untuk menang, tapi juga bukan berarti karirmu berhenti disitu
So, kalau kamu punya niat besar untuk melakukan sesuatu yang positif, lakukanlah selagi kau bisa (kesempatan enggak datang 2x).
Setiap perjuangan yang kamu lakukan, jangan dulu memikirkan hasil. pikirkanlah, resiko dan konsistensimu itu. hasil belakangan, dan setiap hasil itu ada makna yang tersembunyi, dan kamu harus pahami hasil yang akan kamu dapat.
Kamis, 18 Agustus 2011
Who am I? (10)
Long time no see,
And now I want to tell you about
"Awal masuk Smp"
Awal masuk smp, pasti disiplin berat kan?
Kaos kaki panjang, rok tinggi, dll.
Begitu naik grade, banyak perubahan pasti (alias nyotoh kakak kelas).
Trus, ngeliat foto kelas sebelumnya. Klo aku bilang "ih, culun pek. Rok ku msh tinggi." Klo kamu?
Bagi yang bawa laptop,
Pasti awal masuk sekolah, laptopnya dibuat main game/ facebook an.
Sampe, waktu pelajaran facebookan. Iya ga?
Dikit2, klo bosen pasti larinya ke facebook.
Ngerasa ga, klo style mu di smp setiap ke grade beda2?
Dr potongan rambut, fashion bajumu dll?
iyalah, soalnya kamu lagi cari identitas dirimu yang sebenarnya?
Siapa sih dirimu?
Trus masalah cowok kakak kelas.
Kamu pengen tahu, tanya sana sini.
Trus dpt nomer hpnya, trus smsan.
*pengalaman pribadi*
Ini ceritaku, apa ceritamu? Ќϖªªќ=ќϖªª=Dќϖªªќ=ќϖªª
And now I want to tell you about
"Awal masuk Smp"
Awal masuk smp, pasti disiplin berat kan?
Kaos kaki panjang, rok tinggi, dll.
Begitu naik grade, banyak perubahan pasti (alias nyotoh kakak kelas).
Trus, ngeliat foto kelas sebelumnya. Klo aku bilang "ih, culun pek. Rok ku msh tinggi." Klo kamu?
Bagi yang bawa laptop,
Pasti awal masuk sekolah, laptopnya dibuat main game/ facebook an.
Sampe, waktu pelajaran facebookan. Iya ga?
Dikit2, klo bosen pasti larinya ke facebook.
Ngerasa ga, klo style mu di smp setiap ke grade beda2?
Dr potongan rambut, fashion bajumu dll?
iyalah, soalnya kamu lagi cari identitas dirimu yang sebenarnya?
Siapa sih dirimu?
Trus masalah cowok kakak kelas.
Kamu pengen tahu, tanya sana sini.
Trus dpt nomer hpnya, trus smsan.
*pengalaman pribadi*
Ini ceritaku, apa ceritamu? Ќϖªªќ=ќϖªª=Dќϖªªќ=ќϖªª
Langganan:
Postingan (Atom)